Skip to main content

Posts

PKN -X - (1) TUJUAN DAN FUNGSI NEGARA

semua teori dan pendapat mereka terlalu memuakkan untuk dihafalkan, kecuali untuk diargumentasikan. lebih baik kita berdiskusi. lupakan dulu semua materi. tidak usah dibaca tulisanku ini! TUJUAN NEGARA Secara umum, yang dikerjakan negara ialah mengatur penghidupan negara dengan sebaik-baiknya serta mengatur dan menyelenggarakan pemerintahan. Berikut beberapa pendapat tentang tujuan negara. a. Plato (Solly Lubis : 2007) Menurut Plato, tujuan negara adalah untuk memajukan kesusilaan manusia, baik sebagai makhluk individu maupun sosial. b. Roger H. Soltau (Roger H. Soltau : 2007) Menurut Roger H. Soltau, tujuan negara adalah memungkinkan rakyatnya berkembang serta mengungkapkan daya cipta yang sebebas-bebasnya. c. Harold J. Laski (Harold J. Laski : 1947) Menurut Harold J. Laski, tujuan negara adalah menciptakan keadaan yang di dalamnya, rakyat dapat mencapai keinginan-keinginannya secara maksimal. d. Aristoteles (Solly Lubis : 2007) Aristoteles mengemukakan bahwa tujuan da...

PKN - X - (1) Unsur Negara

UNSUR NEGARA Sebuah negara yang berdiri utuh dan kokoh harus memiliki unsur-unsur berikut sehingga layak disebut sebagai negara. Unsur-unsur tersebut adalah sebagai berikut. 1. RAKYAT Rakyat adalah segenap orang yang bertempat tinggal di daerah atau wilayah suatu negara. Rakyat terdiri atas penduduk, yaitu mereka yang bertempat-tinggal menetap dan permanen di negara tersebut, serta warga negara, yaitu mereka yang secara hukum merupakan anggota dari suatu negara. 2. WILAYAH Wilayah adalah batas tempat tinggal bagi rakyat dan pemerintah dalam menjalankan kedaulatannya. Wilayah kedaulatan suatu negara terdiri atas daratan, lautan, udara, dan wilayah ekstrateritorial. 3. PEMERINTAH YANG BERDAULAT Pemerintah adalah gabungan dari semua badan kenegaraan (eksekutif, legislatif, yudikatif) yang berkuasa memerintah di wilayah suatu negara. Pemerintah yang berdaulat berarti pemerintah yang memegang kekuasaan tertinggi di dalam negaranya dan tidak berada di bawah kekuasaan pemerintah ...

PKN - X - (1) Pengertian Negara

PENGERTIAN NEGARA Negara adalah wilayah, rakyat, dan ketentuan hukumnya yang diikat satu dengan erat. Tapi, banyak ahli-ahli pikir merumuskan macam-macam, dan sistem pendidikan memaksa kita menelan semuanya mentah-mentah. Menurut bukunya Hartono, Negara dalam arti luas adalah kesatuan sosial yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama. Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara adalah pengorganisasian masyarakat suatu wilayah tersebut dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Jadi berikut ini, adalah pendapat-pendapat lain tentang pengertian negara. a. Mac Iver (R.M. Mac Iver : 1926) Negara adalah persembatanan (penarikan) yang bertindak lewat hukum yang direalisasikan oleh pemerintah yang dilengkapi dengan kekuasaan untuk memaksa dalam satu kehidupan yang dibatasi secara teritorial mempe...

Geografi - X - (1) Ilmu Penunjang dan Cabang Geografi.

ILMU PENUNJANG GEOGRAFI Geoografi berada pada posisi sentral di dalam sistem pengetahuan karena berada di antara dua bidang ilmu, yaitu antara hal-hal bersifat fisik dan hal-hal bersifat sosial. Karena itu, Geografi tidak dapat bergerak sendiri tanpa dukungan ilmu-ilmu lain. Dalam menjelaskan gejala fisikal , Geografi ditunjang oleh ilmu Geologi (ilmu yang mempelajari batuan), Geomorfologi (ilmu yang mempelajari bentuk lahan), ilmu tanah (ilmu yang mempelajari tanah), Klimatologi dan Meteorologi (ilmu yang mempelajari iklim dan cuaca), Hidrologi (ilmu yang mempelajari air daratan), Oseanografi (ilmu yang mempelajari lautan), dan Biologi (ilmu yang mempelajari makhluk hidup). Dalam memjelaskan gejala manusia , Geografi ditunjang oleh ilmu Sosiologi (ilmu yang mempelajari interaksi manusia), Ekonomi (ilmu yang mempelajari bagaimana manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara maksimal dengan ketersediaan sumber daya yang terbatas), Antropologi (ilmu yang mempelajari ...

B.Indo - X - (1) Cerpen, Puisi, dan Pengalaman.

Cerpen dan Unsur Intrinsik Pembahasan yang sudah pernah (sering) dibahas semasa SMP. Kenapa diulangi? Karena kita mau lanjut menggali. Unsur intrinsik (in=dalam) artinya unsur-unsur yang ada di dalam cerpen. Ada tema, latar, alur, tokoh, penokohan, dan sudut pandang. Kalau mau diibaratkan rumah, tema adalah atapnya, yang menaungi keseluruhan jalan cerita. Latar adalah waktu, lokasi, dan suasana rumah tersebut. Apakah di pagi hari di lereng gunung yang sepi nan syahdu, atau di tengah panasnya perkotaan yang ramai oleh lalu lintas kendaraan? Alur menjadi penentu jalan cerita, alias keramik lantai, dibentuk maju atau mundur atau malah maju-mundur (syantik, kata syahrini). Tokoh adalah orangnya, entah aku, kamu, atau dia, dan penokohan adalah soal pembentukan watak aku, kamu, dan dia. Sudut pandang adalah jendela, dari mata siapa kamu mengintip: apakah dari pandangan si tokoh utama, atau dari tokoh pendamping, atau dari orang ketiga maha tahu. Unsur-unsur cerpen ini 'kan selalu...

B.Indo - X - (1) Membaca Cepat

Seberapa jauh kemampuanmu dalam membaca bisa dihitung dengan rumus yang seharusnya udah kamu pelajari waktu SMP. Masih inget, nggak?  Membaca Cepat Dari tahun ke tahun selalu ada pelajaran tentang membaca cepat. Lalu kita diajar, bagaimana menghitung dan meningkatkan kecepatan membaca. Sebenarnya, kenapa 'sih membaca harus cepet-cepet? Idup kan masih lama, bror.  (eh, emang iya? hehehe) Kemampuan membaca cepat beda dengan membaca memindai yang biasa kamu lakukan kalau lagi baca kamus atau ensiklopedia. Kalau baca memindai, kita enggak terlalu peduli sama tulisannya. Asal ketemu yang mau kita cari, dah, selesai. Tapi kalau membaca cepat, tujuannya untuk mengefektifkan waktu membaca dengan tetap mempertahankan kepahaman terhadap isi bacaan. Hal ini penting terutama buat kita-kita yang akan (atau malah sudah) bertemu dengan buku-buku setebal lemak sapi yang harus kita lahap hanya untuk sekadar presentasi. Bener apa bener? Coba baca beberapa cerpen atau esai di ...

PKN - X - (1) Terjadinya Bangsa, dan Bangsa Indonesia

Terjadinya Bangsa Suatu bangsa terbentuk karena adanya beberapa unsur, yaitu unsur objektif (terbentuknya bangsa karena kesamaan faktor-faktor objektif seperti kesamaan ras, bahasa, keturunan, adat kebudayaan, dan agama) dan unsur subjektif (terbentuknya bangsa karena kesamaan faktor-faktor subjektif seperti kesamaan nasib dan cita-cita). Otto Bauer mengatakan bahwa terbentuknya bangsa karena persamaan senasib. Ratzel mengemukakan bahwa bangsa dapat terbentuk karena adanya hasrat atau keinginan bersatu karena kesamaan tempat tinggalnya (bangsa secara geopolitik). Friederch Hertz menyatakan bahwa unsur terbentuknya suatu bangsa adalah sebagai berikut. 1. Adanya keinginan atau hasrat untuk bersatu secara sosial, ekonomi, politik, agama, budaya, dan komunikasi, urusan dalam negeri. 2. Adanya keinginan menunjukkan karakteristik sendiri melalui kemandirian, keaslian, kelebihan, bahasa, dan lain-lain. 3. Adanya hasrat untuk menunjukkan keunggulan dalam kerja sama antarban...